Sejarah Singkat SMA Kebon Dalem

Sejarah Singkat
SMA Kebon Dalem

SMA KEBON DALEM adalah sekolah Swasta Katolik di bawah naungan Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia. Selain SMA, Kebon Dalem juga mempunyai TK, SD, dan SMP. “Kebon Dalem” dahulu adalah nama sebuah kompleks bangunan di Jalan Gang Pinggir 62 yang didirikan oleh Mayor Be Ing Tjioe. Nama yang mengandung makna ideal ini tetap digunakan untuk nama Yayasan Pendidikan yang dikelola oleh Suster-suster Penyelenggaraan Ilahi Indonesia, juga lembaga Pendidikan SD, SMP dan SMA yang bernaung dibawahnya. Kata “Kebon” berarti Kebun dan “Dalem” (bahasa jawa) berarti Engkau atau Mu yang ditujukan untuk membudidayakan putri-putri yang dipersiapkan untuk menjadi insan-insan ber-Tuhan yang menghayati makna “Kasih Allah”, dan selalu sadar akan “Kehendak” serta “Penyelenggaraan-Nya” Keberadaan SMA Kebon Dalem yang menempati kompleks Gang Pinggir 62 diawali dari usaha Sr.Leontin OSF, yang pada tanggal 7 Agustus 1961 membuka dua kelas I SMA Kebon Dalem, sebagai cabang / bagian dari SMA Loyola Bagian Putri. Tanggung jawab penyelenggaraannya adalah Suster Ancilla PI dengan staf pengajar guru-guru SMA Loyola. Pada awal Tahun Ajaran 1970 untuk pertama kalinya diteria siswa putra sebanyak 38 orang kelas I untuk menampung siswa putra lulusan dari SMP Kebon Dalem. Pimpinan Sekolah dipindah dari tangan Suster Ancilla PI ke tangan Suster Felicite PI lalu ke tangan Suster Maria Magdalena PI, untuk selanjutnya untuk waktu yang tidak lama dipimpin oleh Sr. Benedicta PI (1972) dan mulai 8 Agustus 1972 SMA Kebon Dalem dipimpin oleh Suster Virgini PI. Pada akhir tahun 1972 SMA Kebon Dalem mulai mengadakan ujian sekolah sendiri. Ini berarti sejak Tahun Ajaran itu SMA Kebon Dalem telah berdiri sediri sebagai sekolah yang berdikari. Kenyataan itu diperkuat dengan adanya Piagam Pengakuan dari Direktorat Pendidikan Menengah Umum...