Orientasi ProfesiSMA Kebon Dalem

Orientasi Profesi
SMA Kebon Dalem

Dari kegiatan kunjungan lapang (monitoring) yang dilakukan selama proses Orientasi Profesi berlangsung (15 – 18 April 2013), maka cukup banyak ungkapan positif dari para professional yang berkarya di berbagai ragam profesi atas program ini. Meskipun dirasakan teramat singkat; melalui program Orientasi Profesi, siswa berkesempatan untuk meluaskan ilmu, pengetahuan, wawasan dan keterampilannya. Sebuah program terobosan yang perlu dijaga kontinuitasnya.   Di bawah ini rekaman gambar dari kegiatan Orientasi Profesi yang di lakukan oleh para siswa.   Sesi belajar merawat buku bersama Bapak Amin di Ruang Pelestarian Perpustakaan Daerah Kota Semarang (Doc. Orientasi Profesi – SMA Kebon Dalem)   Belajar di unit pembayaran Libratama Group (Maintenance Industry), Puri Anjasmoro (Doc. Orientasi Profesi – SMA Kebon Dalem)   Sesi orientasi lapang; belajar ‘terjun’ langsung ke proyek pembangunan bersama CV. Graha Profillium di Jl. Sumbing, Semarang. (Doc. Orientasi Profesi – SMA Kebon Dalem)   Apresiasi positif dari Kak Swat (Swatty Bridal) atas program Orientasi Profesi; meskipun singkat, program ini dapat memperkaya ilmu, pengetahuan, wawasan dan keterampilan siswa. (Doc. Orientasi Profesi – SMA Kebon Dalem)   Belajar di unit Research and Development (R&D) dan Quality Control (QC) CV. Sempurna Boga Makmur di Kawasan Industri Candi, Semarang. (Doc. Orientasi Profesi – SMA Kebon Dalem)   Belajar di unit produksi CV. Sempurna Boga Makmur di Kawasan Industri Candi, Semarang. (Doc. Orientasi Profesi – SMA Kebon Dalem)   SMA Kebon Dalem Semarang – Orientasi Profesi...
Community ServiceSMA Kebon Dalem

Community Service
SMA Kebon Dalem

15-18 April 2013 kelas X telah melaksanakan  kegiatan Community Service. Ada pengalaman-pengalaman yang memperkaya bagi setiap pribadi yang terlibat di dalamnya. Kali ini dua teman kita membagikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan Community Service. Semoga dapat berguna bagi kita semua. Andre Sugiharto – X3 Hari-hari kemarin kulewati bersama opa-opa dan oma-oma di Panti Wreda Rindang Asih II yang terletak di Jalan Ismangil dekat Griya Paseban selama 4 hari. Saya sangat bersyukur karena bisa mendengar dan bercerita dengan pendamping panti dan juga opa-oma di sana. Kami saling berbagi kisah dengan oma-opa yang menceritakan tentang kisah hidup mereka. Capek tentunya dirasakan karena membantu beberapa pekerjaan sehari-hari membantu oma dan opa, tapi kelelahan yang dirasakan masih kecil dibandingkan dengan pelayanan pengasuh-pengasuh panti.  Banyak nilai-nilai yang bisa didapat dari kegiatan Community Service ini. Harapanku, kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga di tahun mendatang, kegiatan CS ini tetap berjalan karena banyak pengalaman, nilai-nilai yang sangat berharga yang untuk perkembangan siswa-siswa di kemudian hari. Terima kasih dan semangat!! Lay, Allan Setiawan – X1 Selama 4 hari di Panti Asuhan Eunike, Senin (15/4) sampai Kamis (18/4) cukup memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya. Pengalaman paling mengesankan adalah ketika saya bekerja bakti membersihkan halaman. Di lingkungan rumah saya tidak ada kegiatan seperti itu. Hal ini sungguh menumbuhkan kebersamaan dalam diri kami. Kemudian pengalaman saat saya melakukan kegiatan api unggun, di mana kami harus menginap di situ karena tengah malam. Sungguh menyenangkan! Mula-mula saya yang malas mengikuti program ini, pola pikirnya berubah 180 derajat! Saya ingin program ini berlanjut, karena banyak manfaat yang kami dapat. Saya bisa lebih bersyukur dengan keadaan hidup yang Tuhan  berikan pada saya....
Juara I Smart Robotic

Juara I
Smart Robotic

Jumat (5/4) – Duet antara David dan Kevin (X-1) berhasil merebut JUARA I dalam ajang kompetisi robotic setelah menyisihkan sekolah-sekolah pesaing dari Ambarawa, Kendal, dan Pekalongan. Kompetisi ini digelar di Balai Kota Semarang dalam rangka pencanangan Semarang Smart City. Proficiat untuk David dan...
Kemerekatan Solidaritas Bangsa

Kemerekatan
Solidaritas Bangsa

IMLEK merupakan saat yang tepat untuk menumbuhkan, mengembangkan, dan mengasah rasa kepekaan sekaligus kepedulian sosial (solidaritas) kita sebagai satu saudara, sebangsa dan setanah air. Di samping itu, relasi antar insan pun bisa makin dipererat melalui masa perayaan Imlek. Namun tidak dapat disangkal bahwa masa perayaan Tahun Baru Imlek 2564 yang berpuncak pada Minggu, 10 Februari 2013, telah diawali dan diwarnai oleh banyak musibah, terutama  banjir. Melalui ragam media (baik elektronik maupun cetak) kita melihat, mendengar, dan membaca bahwa pada pengujung Januari lalu, banyak kota, bahkan Ibu Kota, lumpuh karena banjir. Di beberapa kota, proses belajar mengajar peserta didik terpaksa diliburkan karena lingkungan sekolah mereka kebanjiran. Fasilitas publik banyak yang rusak dan hancur. Tak terhitung lagi kerusakan dan kerugian material dan nonmaterial yang harus ditanggung, bahkan tidak sedikit korban jiwa berjatuhan. Belum lagi pulih dari kesedihan yang diakibatkan oleh musibah banjir, telah diberitakan lewat media pula bahwa berbagai macam penyakit telah mengintip pasca surutnya genangan banjir. Banyak orang terserang penyakit kulit, diare, flu, tifus, infeksi saluran pernapasan atas, demam berdarah dengue (DBD), termasuk penyakit leptospirosis yang ditularkan melalui kotoran dan air kencing tikus. Dirangkum menjadi satu, semua bentuk keprihatinan bangsa itu seolah-olah disodorkan ke  hadapan kita, bersamaan dengan suka cita dalam masa raya perayaan Imlek; yaitu hari ketika masyarakat etnis Tionghoa bersyukur atas kemelimpahan berkat-Nya. Sejatinya hari yang tepat untuk merayakan kemenangan, keberhasilan, dan kesuksesan. Niat Baik Dalam konteks mengajak untuk bersimpati dan berempati, serta kesediaan membantu meringankan beban sesama, ada penggalan kisah pendek yang sengaja penulis kutip dari buku The Best of Chinese Life Philosophies, untuk kita renungkan bersama. Berikut penggalan kisahnya. Suatu saat, ada orang yang akan dilahirkan...
National Deutsch Olympiade 2013

National Deutsch
Olympiade 2013

  MARIA VANESSA (XI Bahasa, SMA Kebon Dalem), besok, tanggal 29 s.d 31 Januari 2013, dengan didampingi oleh Ibu Ony Inayani Suganda, BA (Guru Bahasa Jerman); bersama dengan dua siswa lain; dari Slawi (Tegal) dan dari Solo, akan  Selain mengikuti olimpiade, dalam rangkaian event tersebut, juga akan diadakan karnaval dan lomba kostum tokoh-tokoh dongeng dari Jerman, Dalam proses ajang pemilihan juara favourite lomba kostum, akan ditentukan berdasarkan banyaknya jumlah pendukung yang meng-click “like”  di account Facebook (FB). Click “Like” dilakukan pada tgl 31 Januari 2013, pukul 13:00 – 16:00 WIB  di alamat www.facebook.com/deufans – click: “Märchen – Kostumshow” Yuk kita ingat baik-baik hari, tanggal, jam dan alamat FB di atas untuk mendukung sahabat kita Vanessa dalam ajang proses pemilihan sebagai kandidat juara favourite lomba kostum tokoh Jerman. Proficiat buat Vanessa, selamat mengikuti ajang Olimpiade Bahasa Jerman Tingkat Nasional. Doa kami untukmu.   SMA Kebon Dalem Semarang – National Deutsch Olympiade – Jakarta 2013...